Banyak orang yang sedang jatuh cinta sangat mengagumi pasangannya,
Saat dimana mereka menjadi seseorang yang sempurna karna tlah memiliki orang yang dicintai. Ya,lebih tepatnya hanya memiliki sebagian dari hidupnya. Tidakkah kalian sadari??
Bahwa sebenarnya hakekat manusia hidup tidak selamanya,dan buat apa kalian merasa bahwa pacar anda adalah milik kalian sepenuhnya?
Anda salah besar jika anda berfikiran seperti itu. Pasangan anda adalah miliki Tuhan, Zat yang menciptakannya. Aku disini menulis,karna aku ingin tahu sebenarnya apa sich yang kita cari dari pacaran itu? Aku pernah baca di salah satu blog kawanku. Dia mendeskripsikan pacaran itu kayak gini:
1.       Kenalan,
2.       Minta no hape,
3.       PDKT
4.       Jadian
5.       Putus
6.       Sakiit hati

Ckckckckckck,,,,, bolehkah aku tertawa?? Ya,saat baca itu aku tertawa. Tepatnya aku tertawa terbahak-bahak. Hanya seperti itu itukah pacaran?
Singkat sekali..
Tidakkah kalian adalah orang yang rugi pada saat seperti itu? Coba kalian fikir, berapa kerugian yang kalian dapatkan dari masa-masa seperti itu?
Jika kalian sayang sama pasanganmu,mintalah ijin pada sang pencipta. Dialah yang memiliki sepenuhnya orang yang kalian sayang.
Gak usah kalian ingin hanya dialah orang yang kalian inginkan.
Mintalah ijin kepadaNYA,, insyaallah kalau kalian di ijinkan kalian akan selalu ada di hidupnya,
Aku punya rasa sayang pada seseorang,aku hanya berdoa, jika dia adalah jodohku, dekatkanlah. Dan jika tidak,hilangkanlah perasaan ini. Selama berbulan-bulan, aku berusaha seperti itu,berdoa pada pemilik jiwanya,, Alhamdulillah aku bisa menghilangkan sedikit demi sedikit perasaan ini. Mungkin aku gak bisa seperti orang lain,yang ingin mencari sandaran untuk hatinya yang rapuh. Aku hanya bisa berdoa,cerita pada sahabatku,dan menulis. Dengan menulis,aku bisa ekspresikan gimana hatiku.
Dengan menulis aku bisa mencari hiburanku,,
Terserah apa kata orang,yang jelas ini tulisanku,rangkaian kata-kata yang aku rangkum dari hatiku,
Sekarngpun aku seperti itu,rasa sayang ini mungkin sangat-sangat baru untuk orang lain. Kembali lagi,aku hanya meminta ijin pada pemilik jiwanya,jika tidak di ijinkan,gak apa-apa, karna aku yakin Tuhan mempersiapkan yang lebih baik untuk aku. Tapi aku cukup bahagia pernah mempunyai rasa sayang padanya,karna menyayanginya adalah kenikmatan untuk hatiku sendiri,
Aku bisa tersenyum kala aku sakit dan aku bisa tertawa kala hatiku menangis,
Yaa,,,
Mungkin aku belum terlalu dewasa untuk mengetahui rahasia hidupku,tapi aku belajar dari pengalamanku, pengalaman orang terdekatku,dan nasehat dari sahabatku,
Dari situ aku bisa belajar,belajar untuk menuju arah kedewasaan. Dan dari itulah,mengapa aku menyayanginya,karna dialah yang mengajari aku arah dewasa itu. Tapi,kalau fakta berkata lain,apa boleh buat,atau mungkin belum saatnya juga. Oia,salah seorang temanku mengatakan kalau mau pacaran,ya harus siap menerima resiko,
Kalo di pikir-pikir bener juga,,
Tapi aku belum siap menerima resiko itu. Ya,resiko untuk kembali sakit hati atau kecewa..
Sudahlah,hidup ini memang banyak resikonya,gak mau ngambil resiko mati aja mendingan. Gampang kan??
Hahahahahahaha…
Becanda kog,
Kalau kalian mati karna gak bisa sabar dalam menjalani resiko hidupmu,kalian orang yang bodoh tentunya. Pikirlah, kalian mau hancurin hidup kalian untuk orang yang belum tentu menjadi masa depan kalian…
Hey sob,,,
Udah gak usah dipikirin kalau lagi sedih,mending jalan-jalan karo konco-koncomu,
Atau apa ajalah yang bisa menghibur hati kalian,tapi tetep jalan di arah yang benar.
Tersenyumlah,karana senyummu itu adalah obat dari smua sakit yang kamu rasa.
Ada satu pesen: “janganlah takut untuk memulai suatu hubungan kalau kalian memang udah siap untuk menerima resiko dari semuanya”
Sebenarnya sich nasehat untuk diriku sendiri..
Hahahahahahaha… J
Oke,
See you buabyee,,

0 komentar:

Posting Komentar

About